Sakit,adalah Ujian Penghapus Dosa

Detik Islam » Sakit Adalah Ujian dan Penghapus Dosa

Sakit Adalah Ujian dan Penghapus Dosa

Sakit merupakan bagian dari hidup. Meskipun kita sudah berusaha semaksimal mungkin untuk menjaga kesehatan badan kita, dengan mengkonsumsi makanan halal dan bergizi tinggi, menjalani pola hidup yang sehat, dan rajin melakukan cek medis. Kalau Allah menghendaki hamba-Nya sakit, maka sakitlah hamba itu. Karena sakit sudah merupakan sunnatullah dalam kehidupan makhluk-Nya.

Allah befirman :

“Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan.” (QS Al-Anbiya’: 35)

Rasulullah SAW bersabda, “Bencana itu akan selalu menghiasi hidup seorang mu’min atau mu’minah, pada jasad, harta dan anaknya sehingga ia bertemu dengan Allah dan dirinya tidak dikotori dosa sedikitpun.” (HR Ahmad no.7521). Dalam riwayat lain, “Sesungguhnya besarnya pahala bergantung pada besarnya ujian. Dan apabila Allah mencintai suatu kaum, Dia akan mengujinya. Dan barangsiapa yang rela, maka ia mendapatkan ridho-Nya. Dan barangsiapa yang marah, maka ia akan mendapatkan murka-Nya.” (HR Tirmidzi dan dihasankan oleh Al-Albani).

Rasulullah sendiri juga pernah mengalami sakit. Dan sakit beliau sangat dahsyat. Sebagaimana yang diceritakan Aisyah, “Saya belum pernah melihat orang yang sakitnya sangat dahsyat melebihi sakitnya Rasulullah.” (HR Bukhari dan Muslim).

Sakit dan musibah yang menimpa seorang mukmin mengandung hikmah yang merupakan rahmat dari Allah Ta’ala. Imam Ibnul Qayyim berkata :

 “Andaikata kita bisa menggali hikmah Allah yang terkandung dalam ciptaan dan urusan-Nya, maka tidak kurang dari ribuan hikmah. Namun akal kita sangat terbatas, pengetahuan kita terlalu sedikit dan ilmu semua makhluk akan sia-sia jika dibandingkan dengan ilmu Allah, sebagaimana sinar lampu yang sia-sia dibawah sinar matahari. Dan inipun hanya kira-kira, yang sebenarnya tentu lebih dari sekedar gambaran ini”. (Syifa-ul Alil fi Masail Qadha wal Qadar wa Hikmah wa Ta’lil hal 452).

Ini adalah hikmah terpenting sebab diturunkannya sakit dan musibah. Dan hikmah ini sayangnya tidak banyak diketahui oleh saudara-saudara kita yang tertimpa musibah. Acapkali kita mendengar manusia ketika ditimpa sakit dan musibah malah mencaci maki, berkeluh kesah, bahkan yang lebih parah meratapi nasib dan berburuk sangka dengan takdir Allah. Nauzubillah, kita berlindung kepada Allah dari perbuatan semacam itu. Padahal apabila mereka mengetahui hikmah dibalik semua itu, maka -insya Allah- sakit dan musibah terasa ringan disebabkan banyaknya rahmat dan kasih sayang dari Allah Ta’ala.

Hikmah dibalik sakit dan musibah diterangkan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, dimana beliau bersabda:

“Tidaklah seorang muslim tertimpa suatu penyakit dan sejenisnya, melainkan Allah akan mengugurkan bersamanya dosa-dosanya seperti pohon yang mengugurkan daun-daunnya”. (HR. Bukhari no. 5660 dan Muslim no. 2571).

“Tidaklah seseorang muslim ditimpa keletihan, penyakit, kesusahan, kesedihan, gangguan, kegundah-gulanan hingga duri yang menusuknya, melainkan Allah akan menghapuskan sebagian dari kesalahan-kesalahannya”. (HR. Bukhari no. 5641).

“Tidaklah menimpa seorang mukmin rasa sakit yang terus menerus, kepayahan, penyakit, dan juga kesedihan, bahkan sampai kesusahan yang menyusahkannya, melainkan akan dihapuskan dengan dosa-dosanya”. (HR. Muslim no. 2573).

“Bencana senantiasa menimpa orang mukmin dan mukminah pada dirinya, anaknya dan hartanya, sehingga ia berjumpa dengan Allah dalam keadaan tidak ada kesalahan pada dirinya”. (HR. Tirmidzi no. 2399 ).

“Sesungguhnya Allah benar-benar akan menguji hamba-Nya dengan penyakit, sehingga ia menghapuskan setiap dosa darinya”. (HR. Al-Hakim 348).

Sewajarnya kita menanggapi sakit adalah suatu ujian yang tidak perlu untuk ditakuti melainkan kita senantiasa berikhtiar dan bersabar untuk menyembuhkannya. Agar apa yang ujian itu berbuah pahala bukan sebaliknya menambah dosa.

[Sands/DetikIslam]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s