Marketing Communication

Detik Islam » Membentuk Komunikasi Pemasaran Ideal

Perkembangan bisnis senantiasa bergerak dinamis setiap waktu. Hal ini berjalan pada setiap lini dan bagian dalam bisnis, baik secara nasional maupun internasional. Perkembangan yang dinamis demikian mengharuskan para pelaku usaha untuk menjalankan strategi dengan sebaik-baiknya. Perusahaan yang tidak memiliki konsep strategi yang matang dalam bisnis bisa menjadi pihak yang tegerus oleh perkembangan bisnis yang ada. Melihat hal ini kiranya sangat penting diperhatikan aspek-aspek yang dapat mendukung kemajuan dan perkembangan bisnis yang sebaik-baiknya.

Dalam dunia ilmu manajemen banyak erkembang konsep keilmuan yang bisa diteparkan untuk kemujuan dan kesuksesan bisnis pada masa yang akan datang. Salah satu unsur manajemen yang menentukan kesuksesasan dan keberhasilan bisnis adalah aktifitas komuniikasi pemasaran. Sebuah konsep yang berada pada bagian yang tak terpisahkan dari aktivitas menajemen pemasaran itu sendiri. Pada artikel bisnis kali ini akan dipaparkan tentang bagaimana pembentukan konsep komunikasi pemasaran yang ideal pada perusahaan. Semoga artikel ini bermanfaat bagi segenap pihak yang memiliki kepentingan terhadap keilmuan dana pengembnagan bidang manejemen.

Tujuan Komunikasi Pemasaran

Setiap gagasan yang hendak diciptakan pastilah tdak akan terlepas dari tujuan yang hendak dicapai. Dalam hal ini termasuk juga dengan gagasan dan konsep pengembangan komunikasi pemesaran yang ideal pada sebauh perusahaan. Tujuan dalam penerapan Komunikasi Pemasaran pada perusahaan anatara lain:

Sebagai bagian yang tidak terpisahkan untuk mempengaruhi calon pembeli/ konsumen terhadap produk perusahaan.
Menciptakan unsur knowledge (pengetahuan).

Mencipatakan Consumer Behaviour (Perubahan terhadap sikap pembeli)

Pada pembahasan yang lebih khusus lagi terhadap tujuan komunikasi pemasaran ini, bahwa perusahaan harus senantisa mengedepankan unsur Knowledge Social (Pengetahuan Sosial) terhadap masyarakat sebagai calon pembeli terhadap produk perusahaan.

Jenis Komunikasi

Banyak literatur yang menjelasakan tentang konsep komunikasi ini dengan banyak penjelasan. Namun aspek inti yang terhadap bidang komunikasi ini dapat di khususkan pada dua hal penting yaitu:

Komunikasi Interpersonal, Yakni jenis komunikasi yang dilakkan denga menggunakan media sebagai unsur pendukung bagi tercapainya informasi yang henda disampaikan kepada pihak lain dalam komunikasi. Komunikasi Interpersonal biasanya disampaikan melalui media massa yang potensial misalnya, televisi, Radio, Media Cetak, dan lainnya yang mampu menyerap pendengar dan pembaca delam skala yang lebih besar dengan cepat.

Komunikasi Personal, yakni jenis komunikasi yang dilakukan dengan sifatnya yang lebih manusal/pimet melalui peran dari perusahaan secara langsung. Bisanya perusahaan menggunakan jasa karyawan yang dikhuskan sebagai Sales Marketing Product. Pelaksanaan kominikasi dengan aspek ini, bisanya dilakukan dengan konsep face to face kepada calon pembeli.

7 Konteks Dalam Komunikasi Pemasaran

Dengan didahuluinya pemaparan tentang manajemen dan komunikasi itu sendiri, sekiranya mmpu menjadi penghantar kketika memasuki pemaparan tentang komunikasi pemasaran. Dalam pelaksanaannya juga sebuah komunikasi pemasaran terkadang menggunakan “Kombinasi Komunikasi” (Bauran Komunikasi), hal ini biasanya dilakukan sebagai strategi dan pendukung teknis komunikasi sebagai pendukung kegiatan pemasaran pada perusahaan, yang hal ini juga akan menjadi aspek penting pembentuk

Komunikasi Pemasaran Produk perusahaan.

Dalam Pelaksanaannya Sebuah Komunikasi Pemasaran melingkupi 7 Konteks Pembahasan:

Strategi Komunikasi. Sebuah Komunikasi Pemasaran pada pelaksanaannya akan diawali dengan sebuah penentuan Strategi Komunikasi sebagai bagian yang akan mendukung Komunikasi Pemasaran yang akan dilakukan. Strategi Komunikasi yang bisa dilakukan anatara lain, dengan memilih jenis media yang akan digunakan dalam melakukan komunikasi pemasaran kepada masyarakat terhadap produk dari perusahaan. Perusahaan dalam hal ini harus melakukan dengan cermat, teliti, jeli dan secara seksama terhadap media yang menjadi pilihan iklan. Pada saat ini mislanya, perusahaan harus lebih memilih media komunikasi pemasaran melaui media Internet dibandingkan media yang lain, karena akses infomasi dapat dilakukan dengan cepat, bahkan dalam hitungan detik. hal ini harus diperhaikan juga bahwa kebutuhan masyarakat terhadap akses informasi juga senantiasa berkembang dan dibuthkan dengan cepat.

Segmentasi Potensial. Langkah kedua dalam upaya mencirtakan Komunikasi Pemasaran yang Ideal pada perusahaan adalah melalui Pemilihan Segmentasi Potensial. Pelaksanaan Segmentasi potensial sangat perlu dilakukan oleh perusahaan hal ini tidak lain untuk pemilihan dengan tepat terhadap target pasar yang dituju oleh perusahaan.

Perencanaan Media. Pemilihan Media dilakukan dengan mengelompokan dua jenis media, atara lain Non media dan Media itu sendiri.
Aplikasi Komunikasi Pemasaran. Hal yang satu ini memberikan penjelasan tentang bagaimana sebuah komunikasi pemasaran dilakukan.Komunikasi Pemasaran dilakukan melalui pengembangan Kreativitas Media dan pelaksanaan Iklan yang efektif untuk memberikan perubahan persepsi kepada calon pembeli terhadap produk perusahaan.

Perencanaan Biaya Komunikasi Pemasaran. Penentuan biaya senantiasa ada pada setiap penntuan aktivitas bisnis (Opportunity Cost).
Riset Komunikasi Pemasaran. Komunikasi Pemasaran tidak aka terlepas dari sebuah kegiatan Riset Komunikasi Pemasara, hal ini dilakukan dengan tujuan untuk melakukan proyeksi terhadap masa depan sebuah keadaan produk peerusahaan di masa yang akan datang.

Konsep Komunikasi Pemasaran Masa Depan. Sebuah Komunikasi Pemasaran yang dilakukan akan senantiasa melakukan pengembangan dan otomatis akan mengalami perkembangan kemajuan dimasa yang akan datang. Pembentukan Konsep Komunikasi Pemasaran Masa Depan dapat dilakukan dengan membentuk Relationship Marketing Communication (RMC). Konsep RMC dikembangkan dengan tujuan untuk pembentukan jaringan komunikasi dengan lebih ideal dalam pemberian informasi kepada masyarakat terhadap informasi perusahaan termasuk didalamnya produk tentang perusahaan. Konsep RMC dalam dunia saat ini, telah dilaksanakan oleh salah satu perusahaan yang bergerak dalam pengembangan Obat Herbal Tradisional yakni PT. Sido Muncul Indonesia. Perusahaan Sido Muncul telah memiliki Public Relation Departement (Departemen Pelayanan Publik).

Oleh : Rahmawati (STEI HAMFARA Yogyakarta)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s