Habib Saggaf bin Mahdi, Parung-Bogor

Muslimedia News – Media Islam

Muslimedianews ~ Tampan, kalem dan berwibawa, itulah sosok Habib Seggaf bin Mahdi BSA Parung Bogor. Sosok habib yang santun nan kharismatik ini terkenal luwes dan akrab dalam berhubungan dengan non Muslim. Berikut adalah segelintir kisah beliau, pernah dituturkan dalam ceramahnya dan dikisahkan kembali oleh putra beliau, Habib Muhammad BSA.

1.    Habib Seggaf Mengajak Pendeta Hindu Masuk Masjid, Akhirnya Meraih Hidayah

Dahulu pernah ada seorang pendeta Hindu dari India datang ke tempat Habib Seggaf bin Mahdi BSA di Parung Bogor. Setelah ngobrol-ngobrol lalu oleh beliau diajak ke masjid. Mendengar ajakan Habib Seggaf untuk ikut ke masjid, pendeta itu terkejut dan berkata: “Saya ini orang kafir (kata orang Islam) dan sejak muda hingga umur 80 tahun sekarang ini tidak ada satupun orang Islam yang mengajak saya masuk masjid.”

Habib Seggaf berkata: “Ya, sekarang saya yang ajak kamu.”

Lalu si pendeta pun mau diajak ke masjid. Ketika sampai depan masjid pendeta itu berkata: “Apa yang menyebabkan kamu mengajak saya masuk ke dalam masjid?”

“Sebab kamu disayang Allah”, jawab Habib Seggaf.

Pendeta tambah bingung, lalu bertanya: “Hah, saya disayang Allah? Apa buktinya?”

“Buktinya kamu tetap dijadikan manusia. Jika Allah tidak sayang sama kamu mungkin sekarang kamu sudah dikutuk jadi anjing atau babi,” kata Habib.

Pendeta itu langsung sujud di depan masjid (di tanah, bukan di ubin) dan berkata bahwa dia ingin masuk agama Islam. “Hati saya seperti dihantam pakai palu mendengar perkataan Anda,” kata si pendeta kepada Habib Seggaf. Akhirnya sang pendeta itu pun bersyahadat memeluk agama Islam.

2.    Habib Seggaf dan Teman Hindu

Ketika Idul Adha, Habib Seggaf bin Mahdi nyembelih sapi untuk kurban. Ketika menyembelih beliau menelfon temannya yang beragama Hindu dan mengundangnya untuk melihat prosesi penyembelihan sapi di rumahnya. “Teman, sekarang saya sedang menyembelih sapi, saya undang kamu untuk datang ke tempat saya.”

Temannya itu menjawab: “Aduh Pak Habib, di agama saya tidak boleh menyembelih sapi.”

Habib Seggaf kemudian berkata: “Kalau makan dagingnya, boleh?”

Dijawab: “Boleh.”

Habib Seggaf berkata: “Bagaimana bisa dimakan dagingnya jika tidak disembelih?”

Lalu temannya itu menjawab: “Ya itulah Pak Habib, saya juga bingung sama agama saya.”

Habib Seggaf cuma bisa ngikik, sambil bilang ke putranya yang bernama Habib Muhammad: “Lihat Muhammad, dia sudah mulai mencong-mencong.”

“Jadikan sahabat, hilangkan keyakinan yang salah dari apa yang dia yakini. Tunjukkan kebenaran dan buktikan kebenaran yang kita yakini itu benar,” pungkas Habib Mumu Bsa mengakhiri kisahnya.

Sya’roni As-Samfuriy, Tegal
http://www.muslimedianews.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s