Mbah Sangkil, Wong paleng soge ndek Suroboyo

Misteri Mbah Sangkil, Orang Terkaya di Surabaya
By R. Amri

Siapakah dia? Pahlawan, pejabat, ataukah figur publik? Bukan, Mbah Sangkil tidak termasuk salah satu di antaranya. Tapi, dia menjadi buah bibir masyarakat Surabaya. Saking terkenalnya, tidak ada yang tahu sosok si mbah.

Mungkin, kita sering mendengar nama Mbah Sangkil dari obrolan orang sekitar. Terutama saat menyangkut masalah duit. Konon, si mbah memiliki uang yang tak terbatas atau kerennya ongko wolu turu (angka delapan tidur). Ya, unlimited. Dia adalah orang terkaya!

Tidak bisa dimungkiri bila kita sering mendengar ujaran ’’Duite Mbah Sangkil tah?’’.  Ya, kalimat tersebut bisa saja seketika muncul. Contohnya, saya saat masih bocah pernah meminta ibu membelikan Nitendo. Ibu saya hanya menjawab, ’’Duite sopo? Njaluk Mbah Sangkil kono’’.

Saya juga pernah mendengar langsung saat dolan ke rumah teman. ’’Lha mbok pikir aku iki putune Mbah Sangkil’’. Kalimat tersebut terucap saat teman saya mina dibelikan mainan. Banyak lagi contoh dan variasi kalimat yang memakai nama si mbah. Karena kerap diucapkan, nama itu pun begitu kondang di Surabaya.

Bahkan, ketika berselancar di dunia maya, saya pun melihat ketenaran Mbah Sangkil. Si mbah memang begitu terkenal dan kaya. Buktinya, dia memiliki website. Si mbah pun punya usaha keripik, lho. Beberapa sumber juga menyatakan si mbah juga memiliki usaha perdukunan. Belum puas kalau dia itu orang terkaya? Berikut ini buktinya:

Foto: twicsy.com
Kekayaan si mbah pun sudah tenar sampai Jombang. Mungkin, dia membeli rumah di sana karena bosan tinggal di Surabaya. Bisa jadi, dia menjadi salah seorang dermawan di sana. Atau, si mbah bingung menghabiskan uangnya. Yang jelas, uangnya tak terbatas.

Tapi, tunggu dulu. Jangan pernah berasumsi si mbah itu nyata. Mbah Sangkil hanya seorang tokoh rekaan. Dia adalah sebuah pemeo untuk menyatakan olokan atau sindiran lucu. Namanya sering diucapkan untuk menandakan kondisi ketiadaan, terutama duit (ekonomi). Maksudnya, kondisi di mana seseorang tidak memiliki cukup uang untuk membeli sesuatu.

Beberapa usaha yang disebutkan di atas bisa jadi terinspirasi ketenaran dari si mbah. Mungkin, mereka ingin menggapai kesuksesan seperti Mbah Sangkil, terlebih tenar dan kaya. Ya, siapa yang tahu. Yang pasti, sesungguhnya, sosok Mbah Sangkil hanya sebuah fiksi.

Ya, kehadiran Mbah Sangkil mungkin bisa menjadi simbol agar kita tidak kedonyan. Terlebih untuk meredam keinginan ini itu. Jangan selalu melihat ke atas, masih banyak yang tidak seberuntung kita. Sebaiknya bersyukur. Berkeinginan tinggi tidak masalah, tapi harus diimbangi usaha. Ojok lali ndungo, rek.

Jadi, yo opo? Apakah Anda berminat menjadi keluarga, bahkan cucu Mbah Sangkil? Nek pengen sugeh koyok Mbah Sangkil, yo kerjo!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s