Hari Santri Nasional

Santri Satu Nusa Satu Bangsa

nikmatku terasa NKRI
berideologi pancasila
membangun bangsa
menguatkan moral agama
menggapai Ridlau-Nya

Asaku dalam catatan resolusi jihad
menapak jejak tanpa cendera mata
berlabuh dengan keyakinan dan cita kemerdekaan
yang tidak akan berkesudahan
mengenang hari hari pada kisah seribu resolusi santri
mengabaikan kemewahan dan memilih kesederhanaan

negeriku,
dalam keyakinan dan harapan elok
kaum bersarung bersurban sajadah
berpeci java pegunungan kendeng
tidur beralaskan rasa jiwa bergelora
menembus cita kedua orang tua
bermandikan keringat dan kekosongan perut
meminum air wudlu di pinggiran masjid
bersampokan kecap karena canda sahabat
berganti sandal jepit antara kejengkelan dan kesenangan
menyiram kloset dengan keringat dan ketabahan
mencuci bacu berantrian hingga panjang
bergantian berkesempatan dalam ritual antrian wudlu
di pagi atau sore hari
pada jarak km memikul baju mencari kebun mata air
serambi menunajatkan hafalan dan doa
sesekali mengingat kisah para sufi agung
hingga kisah para Wali dan ketulusan para Kiai

negeriku,
dalam harapan para pembaca firman
dan pengkaji khazanah klasik
yang menggantikan fokus para filosof dan ilmuwan abad Yunani dan Abad Modern
seribu kebenaran memasuki altar hermeneutika kitab kuning dan fikiran para santri yang menguning

Rembang, 22 09 2016
Ubaidillah Achmad,
Suluk Kiai Cebolek Dan Islam Geger Kendeng

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s